Prambon — Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, SMA Budi Utomo Prambon (SMASBU) menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan diawali dengan lantunan sholawat oleh tim Al Banjari SMASBU yang menggema indah dan menyejukkan hati seluruh hadirin. Suasana religius langsung terasa sejak awal acara, mencerminkan kecintaan keluarga besar SMASBU kepada Rasulullah SAW.
Setelah pembacaan sholawat, acara dilanjutkan dengan opening pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian sambutan. Kepala Sekolah SMA Budi Utomo Prambon dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menumbuhkan keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperbaiki akhlak peserta didik sesuai teladan Nabi Muhammad SAW.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Panitia, Berliana Tria, yang mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, dewan guru, peserta didik, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi sarana pembinaan karakter religius dan mempererat ukhuwah di lingkungan sekolah.
Kegiatan kemudian secara resmi dibuka dengan dimulainya berbagai perlombaan keagamaan, yang meliputi lomba Syarhil Qur’an, Qosidah Islami, dan Cerdas Cermat Islami. Setiap lomba diikuti oleh perwakilan kelas dengan antusiasme tinggi, menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta pemahaman keislaman para peserta.
Selama pelaksanaan lomba, suasana kompetisi berlangsung sehat, sportif, dan penuh semangat. Para peserta tampil percaya diri, sementara para penonton memberikan dukungan dengan tertib dan penuh apresiasi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat kerja sama yang solid antara panitia dan seluruh warga sekolah.
![]() |
Melalui kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H ini, SMASBU Prambon berharap nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta syiar Islam dapat semakin tertanam dalam diri peserta didik, sekaligus menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat di masa depan.



0 Komentar