Kegiatan yang berlangsung dalam suasana interaktif tersebut diikuti oleh sekitar enam puluh siswa beserta orang tua. Mereka hadir untuk memperoleh informasi komprehensif tentang jalur pendidikan lanjutan, perguruan tinggi, serta kesiapan akademik dan nonakademik yang dibutuhkan setelah lulus dari jenjang menengah atas. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam sesi tanya jawab dan konsultasi personal.
Narasumber utama, Dedy Agus K., S.Si., menyampaikan bahwa Bincang Kampus dirancang sebagai ruang dialog terbuka antara santri, wali santri, dan konselor. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan membantu peserta memahami potensi diri, minat, dan bakat, sehingga keputusan pemilihan jurusan dapat diambil secara tepat dan terencana. Pendekatan ini sejalan dengan misi pendampingan pendidikan yang didorong oleh pengawas pembina dan Dinas Pendidikan.
Selain pemaparan umum, peserta juga mendapatkan layanan konseling langsung dari tim SSC. Konselor yang terlibat merupakan tenaga eligible dari berbagai latar belakang keilmuan, sehingga sudut pandang yang diberikan bersifat multidisipliner. Melalui sesi ini, peserta memperoleh gambaran nyata tentang dunia kampus, tantangan akademik, serta peluang karier yang relevan dengan pilihan studi.
Manfaat kegiatan dirasakan langsung oleh siswa dan orang tua. Wawasan tentang pendidikan lanjut menjadi lebih luas, sekaligus membantu menyelaraskan harapan keluarga dengan kesiapan dan minat siswa, sehingga peserta memperoleh rujukan tepercaya.
Dengan terselenggaranya Bincang Kampus bersama SSC, SMA Al Fattah Sidoarjo menegaskan komitmennya dalam mendampingi siswa dan wali santri menyiapkan masa depan pendidikan yang terarah, realistis, dan berkelanjutan.


0 Komentar