Ad Code

Jejak Sang Bintang, Alumni Al Fattah Kupas Kunci Karier Impian

Para "Bintang" Alumni SMA Al Fattah

Kegiatan kunjungan sekolah yang dikemas dalam Al Fattah Education Expo bertema Jejak Sang Bintang: Alumni Berbagi Kunci Menembus Karier Impian digelar di Pondok Pesantren Al Fattah Sidoarjo pada Jumat akhir Januari tahun ini. Career fair tersebut menghadirkan alumni inspiratif untuk berbagi pengalaman, membekali santri dengan wawasan karier, serta meneguhkan nilai keislaman sebagai fondasi masa depan.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Al Fattah Sidoarjo ini diikuti oleh seluruh santri SMA Al Fattah serta santri kelas akhir SMP Al Fattah. Mengusung tema Jejak Sang Bintang, acara ini bertujuan menunjukkan bahwa perjalanan karier yang gemilang berawal dari proses panjang, ketekunan, dan nilai yang ditanamkan sejak di pesantren.

Ana Ahsanul Huda, Amang Dwi Anto, dan Aninda Tri S.N.

Tiga alumni dihadirkan sebagai narasumber utama, yakni Amang Dwi Anto selaku pengusaha, Ana Ahsanul Huda sebagai konsultan dan dosen, serta Aninda Tri Safinatun Najah yang berkiprah sebagai konten kreator, konsultan, dan dosen. Ketiganya merepresentasikan “bintang-bintang” Al Fattah yang telah menapaki jalur karier berbeda, namun berangkat dari nilai yang sama.


Antusiasme para santri dalam sesi tanya jawab

Antusiasme santri terlihat sepanjang kegiatan. Dalam sesi diskusi, santri aktif mengajukan pertanyaan seputar pilihan karier, langkah menjadi pengusaha, hingga strategi membagi waktu antara belajar, ibadah, dan pengembangan diri. Tema Jejak Sang Bintang terasa kuat ketika para alumni menceritakan fase jatuh bangun, kegagalan, serta proses panjang yang mereka lalui sebelum mencapai posisi saat ini.

Dalam pemaparannya, Amang Dwi Anto menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua, menjaga ibadah, serta menjauhi riba sebagai prinsip utama dalam membangun karier. Ana Ahsanul Huda menyampaikan bahwa pengalaman hidup di pesantren membentuk karakter disiplin, kemandirian, dan daya juang yang menjadi kunci keberhasilan alumni. Sementara itu, Aninda Tri Safinatun Najah memotivasi santri agar berani bermimpi besar, konsisten berusaha, dan tidak mudah menyerah dalam menembus karier impian.

Kepala SMA Al Fattah Sidoarjo, Ridwan, dalam sambutannya menegaskan bahwa career fair ini bukan sekadar temu alumni dan santri. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ikhtiar pesantren untuk menyambungkan nilai keislaman, keilmuan, dan kesiapan karier. Menurutnya, santri Al Fattah dipersiapkan tidak hanya untuk sukses secara akademik, tetapi juga mampu memberi manfaat luas bagi masyarakat.



Posting Komentar

0 Komentar