Pondok Pesantren Al Fattah kembali melakukan kegiatan literasi siswa yang digelar pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini melibatkan sekitar 245 siswa dengan tujuan utama meningkatkan kemampuan literasi sekaligus mengembangkan kreativitas melalui media mading kelas. Kegiatan bertema Literasi Kreatif Dari Kata Menjadi Karya ini menghadirkan narasumber Thoriq, Lc., MA. yang juga merupakan Pemimpin Redaksi Suara Hidayatullah. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya budaya literasi sebagai fondasi berpikir kritis dan kreatif bagi generasi muda. Menurutnya, kegiatan seperti ini selaras dengan program pendampingan pendidikan yang juga didorong oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta dukungan dari Dinas Pendidikan setempat.
Dalam pelaksanaannya, siswa dibagi dalam kelompok kelas untuk bekerja sama menyusun dan menghias mading. Proses ini tidak hanya melatih keterampilan menulis, tetapi juga memperkuat kerja tim dan estetika visual. Setiap kelas diberikan waktu selama satu minggu untuk menyelesaikan karya mereka sebelum dilakukan penilaian.
Beberapa tahapan kegiatan meliputi:
Mengikuti materi literasi dari narasumber ahli, diskusi dan perencanaan konsep mading dalam kelompok. Penyusunan konten tulisan kreatif, dan dekorasi mading agar menarik dan informatif
Hasil karya siswa nantinya akan dinilai untuk menentukan mading terbaik yang berhak mendapatkan penghargaan. Hal ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas literasi mereka.
Menurut Thoriq, Lc., MA. kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan. Selain menambah wawasan, siswa juga memiliki ruang untuk mengekspresikan ide dan gagasan secara kreatif. Ia juga menilai bahwa pembelajaran berbasis praktik seperti ini lebih efektif dalam menumbuhkan minat baca dan tulis.
Program literasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pondok Pesantren Al Fattah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan inspiratif. Dengan adanya kegiatan ini, Pondok Pesantren Al Fattah menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif dan berdaya saing tinggi di bidang literasi.

0 Komentar