Ad Code

Edible Straw Ramah Lambung SMAS Al Fattah Curi Perhatian UNDIP


Tim GASTRAW bersama Kepala SMAS Al Fattah

Siswa SMAS Al Fattah Sidoarjo kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang AEROSPACE (Automation Engineering Robotic Contest and Scientific Paper) yang diselenggarakan di Universitas Diponegoro, Semarang, pada tahun 2026. Kompetisi tingkat nasional ini menjadi wadah pengembangan riset dan inovasi bagi pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.

AEROSPACE merupakan kompetisi tahunan yang berfokus pada karya tulis ilmiah dan inovasi teknologi. Pada tahun ini, lomba mengusung tema Beyond Power Unlocking the Next Generation of Renewable Innovation. Tema tersebut mendorong generasi muda untuk tidak hanya memanfaatkan energi terbarukan sebagai sumber daya, tetapi juga sebagai peluang lahirnya inovasi teknologi masa depan yang berkelanjutan dan aplikatif di berbagai sektor.

Dalam ajang ini, SMAS Al Fattah Sidoarjo mengirimkan tiga tim, yaitu AETHEON, FIRE, dan GASTRAW. Seluruh tim mengikuti seleksi ketat pada tahap penilaian naskah penuh karya tulis ilmiah. Dari puluhan tim peserta nasional, tim GASTRAW berhasil lolos sebagai semifinalis dan masuk dalam sepuluh besar terbaik.

Tim GASTRAW diketuai oleh M Zulfikar Bintang Pradiptya dengan anggota Muhammad Rasya Nur Rahman dan Satya Wira Dharma Samudra, santri kelas dua belas. Mereka mengusung karya tulis berjudul GASTRAW Pengembangan Sedotan Edible Biopolimer Berbasis Pati Canna edulis dengan Potensi Gastroprotektif dan Keberlanjutan Lingkungan. Karya ini dinilai memiliki kebaruan gagasan, relevansi terhadap isu lingkungan, serta potensi pengembangan berkelanjutan.

Edible Straw ramah lambung

Muhammad Rasya Nur Rahman mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. 

“Alhamdulillah, kami masih tidak menyangka bisa lolos hingga tahap semifinal. Terima kasih kami sampaikan kepada Ustadzah Nurul Istiqomah atas bimbingan dan dukungan yang diberikan, serta seluruh guru dan pimpinan sekolah yang selalu mendukung kami. Kami akan terus berusaha maksimal agar dapat melangkah ke babak grand final.”

Sementara itu, dua tim lainnya juga menunjukkan performa yang kompetitif dengan 62 tim lainnya meskipun belum lolos ke tahap semifinal. Tim AETHEON yang beranggotakan Dinar Putri Azzahra, Anindya Yoshinta, dan Ummu Salamah Hanifah berhasil meraih peringkat 28. Adapun tim FIRE yang terdiri atas Muhammad Muammal, Umar Mahda, dan Javier Nasywan menempati peringkat 30. Capaian ini mencerminkan kualitas dan daya saing siswa Al Fattah di tingkat nasional.

Prestasi tersebut sejalan dengan misi SMAS Al Fattah dalam menumbuhkan budaya riset serta literasi ilmiah di kalangan santri. Tahap presentasi semifinal akan dilaksanakan secara daring pada 21-22 Februari 2026. Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berinovasi dan berani berkompetisi di ajang nasional.

Posting Komentar

0 Komentar