Ad Code

Pendampingan Kinerja Kepala Sekolah Perkuat Mutu Sekolah




Kegiatan pendampingan pengelolaan kinerja kepala sekolah berlangsung di Laboratorium IPA pada Rabu, 23 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh kepala sekolah bersama sekitar 15 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Pendampingan menghadirkan Pengawas Sekolah Ali Tamami, M.Si., sebagai narasumber dengan tujuan meningkatkan kualitas pengelolaan kinerja serta menyelaraskan program sekolah melalui forum diskusi kelompok (FGD).

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pendampingan mengenai pengelolaan kinerja kepala sekolah melalui platform Ruang GTK untuk periode Januari hingga Desember 2026. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang dilakukan oleh pengawas sekolah bersama Dinas Pendidikan guna memperkuat tata kelola sekolah yang berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.

Ali Tamami menjelaskan bahwa pengelolaan kinerja kepala sekolah tidak hanya berfokus pada pemenuhan administrasi, tetapi juga pada implementasi program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan satuan pendidikan.

"Pendampingan pengelolaan kinerja melalui Ruang GTK periode Januari hingga Desember 2026 sejalan dengan misi pembinaan yang dilaksanakan oleh pengawas sekolah bersama Dinas Pendidikan. Diharapkan seluruh program sekolah dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata," ujarnya.

Selain membahas pengelolaan kinerja, forum diskusi juga menjadi wadah untuk menyelaraskan visi, misi, dan tujuan sekolah agar seluruh program dapat berjalan secara terpadu. Peserta turut mendiskusikan penyempurnaan program double track sebagai salah satu strategi pengembangan kompetensi peserta didik sesuai kebutuhan dunia kerja dan pendidikan lanjutan.



Topik lain yang menjadi perhatian adalah penguatan kompetensi kecerdasan artifisial (AI) bagi tenaga pendidik. Penguasaan teknologi AI dinilai penting untuk mendukung inovasi pembelajaran sekaligus meningkatkan kemampuan guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

Dalam sesi diskusi, narasumber juga meluruskan sejumlah miskonsepsi terkait perbedaan program double track dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Program double track ditegaskan sebagai penguatan kompetensi tambahan bagi peserta didik di sekolah menengah, bukan pengganti pendidikan vokasi sebagaimana yang diterapkan di SMK.

Menurut Ali Tamami, kegiatan pendampingan ini memberikan dampak positif bagi seluruh peserta. Selain menambah wawasan, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan sinergi antara kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan dalam merancang program yang lebih efektif serta selaras dengan kebijakan pendidikan nasional.

Informasi mengenai kebijakan pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah dapat diakses melalui situs resmi Kemendikdasmen di https://kemendikdasmen.go.id dan layanan Ruang GTK di https://guru.kemdikbud.go.id. Sementara informasi kegiatan sekolah lainnya dapat ditautkan melalui internal link, misalnya pada artikel "Program Peningkatan Mutu Sekolah" atau "Kegiatan Pengembangan Kompetensi Guru" yang tersedia di situs sekolah.

Posting Komentar

0 Komentar