Ad Code

Merah Putih Menggema, Kreativitas Membara: Puncak Perayaan HUT RI Ke-81 di SMAN 4 Sidoarjo

 Peringatan hari besar di LAPANGAN SMAN 4 SIDOARJO

Waktu dan Tempat: Jumat, 21 Agustus 2026 di LAPANGAN SMAN 4 SIDOARJO

SMAN 4 SIDOARJO pada hari Kamis-Jumat, 13, 14, dan 21 Agustus 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar Jumlah peserta yang mengikuti kegitan tersebut kurang lebih 1250 siswa dan 70 guru. Kegiatan memperingati HUT RI KE-81 sangat menarik dan menyenangkan, serta mengenang pengorbanan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita.. Narasumber: Kepala SMAN 4 Sidoarjo, Bapak Dr. Karyanto, S.Pd., M.Si., .

Nara sumber memberikan komando semangat.Seketika, seluruh lapangan riuh oleh bunyi peluit unik yang menyambung langsung di tiang bendera kecil mereka. Tiangan peluit panjang tersebut langsung disusul dengan teriakan yel-yel "Merdeka!" secara serempak yang membakar jiwa nasionalisme. Setelah apel selesai, kegiatan langsung dipecah ke beberapa titik. Di lapangan, para siswa yang mengenakan seragam olahraga saling adu ketangkasan dalam babak kualifikasi rangkaian lomba "Gema Solidaritas". Perlombaan ini dirancang khusus untuk menguji kerja sama tim, kesabaran, dan strategi antarkelas melalui berbagai permainan seru. Perlombaan yang ada menunjukkan adanya sportivitas, hal ini sejalan dengan misi pendampingan oleh pengawas pembina dan DInas Pendidikan

Menurut Kepala SMAN 4 Sidoarjo, Bapak Dr. Karyanto, S.Pd., M.Si., , kegiatan ini memberikan dampak positif dan menambah wawasan bagi seluruh peserta.

Catatan tambahan: Suara riuh peluit dan teriakan "Merdeka! Merdeka! Merdeka!" membahana di lapangan SMAN 4 Sidoarjo. Seluruh siswa, guru, dan staf berkumpul dengan semangat membara untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Perayaan tahun ini berlangsung sangat meriah selama dua hari, memadukan semangat patriotisme, kekompakan, dan penggalian bakat kreatif para siswa.

Hari Pertama: Apel Unik, Unjuk Bakat, dan Kualifikasi Gema Solidaritas

                                                            (Apel Pembukaan Perlombaan)

KKemeriahan hari pertama diawali sejak pagi hari melalui apel bendera yang tampil beda dari biasanya. Seluruh warga sekolah tampak kompak mengenakan seragam olahraga. Setiap peserta didik berbaris rapi sambil menggenggam bendera merah putih berukuran kecil. Keunikan terlihat saat kepala sekolah, Bapak Dr. Karyanto, S.Pd., M.Si., selaku pembina apel, memberikan komando semangat.Seketika, seluruh lapangan riuh oleh bunyi peluit unik yang menyambung langsung di tiang bendera kecil mereka. Tiangan peluit panjang tersebut langsung disusul dengan teriakan yel-yel "Merdeka!" secara serempak yang membakar jiwa nasionalisme.Setelah apel selesai, kegiatan langsung dipecah ke beberapa titik. Di lapangan, para siswa yang mengenakan seragam olahraga saling adu ketangkasan dalam babak kualifikasi rangkaian lomba "Gema Solidaritas". Perlombaan ini dirancang khusus untuk menguji kerja sama tim, kesabaran, dan strategi antarkelas melalui berbagai permainan seru:

●Jaga Bola & Tuang Bola: Menguji fokus siswa dalam mengoper bola tanpa jatuh.

●Jaring Bola & Pena Pantul: Membutuhkan koordinasi motorik dan akurasi tinggi.

●Kerupuk Mania: Lomba klasik makan kerupuk yang selalu mengundang gelak tawa.

●Pace Patrol & Komunikata: Menuntut ketangkasan fisik serta komunikasi verbal yang cepat dan tepat.

                                                                        (Perlombaan krupuk mania)

Di saat yang bersamaan, semangat seni dan sastra juga bergemuruh di ruangan yang berbeda. Sekolah memberikan wadah bagi pengembangan bakat literasi siswa melalui dua lomba besar, yaitu:

●Musikalisasi Puisi: Perpaduan harmoni nada dan bait puitis yang menyentuh hati di dalam ruangan khusus.

●Orasi: Ajang unjuk gigi para orator muda dalam menyampaikan pidato nasionalisme secara berapi-api di ruangan terpisah.

Hari Kedua: Lautan Merah Putih, Drama Kolosal, dan Final yang Menegangkan.

                                                        (Drama Kolosal Detik-detik Kemerdekaan)

Memasuki hari kedua, pemandangan SMAN 4 Sidoarjo berubah drastis menjadi lautan merah putih. Seluruh siswa mengenakan pakaian bernuansa senada yang semakin mengentalkan aura kemerdekaan. Hari kedua ini menjadi puncak pembuktian kreativitas dan kekompakan puncak. Perlombaan diawali dengan penampilan Drama Kolosal yang spektakuler. Setiap perwakilan unjuk gigi menampilkan teatrikal megah bertema perjuangan, membawa penonton kembali ke masa-masa merebut kemerdekaan dengan penuh emosi. Selain terpukau oleh penampilan drama, ketegangan kembali berlanjut di lapangan untuk menyaksikan Babak Final Gema Solidaritas. Tim-tim terbaik yang lolos di hari pertama kembali bertanding habis-habisan demi memperebutkan gelar juara umum. Sorak-sorai penonton berpakaian merah putih membuat situasi pertandingan semakin membara. Kemeriahan Lomba Bapak dan Ibu Guru Suasana makin pecah dan menyenangkan saat giliran Bapak dan Ibu Guru yang berlomba di aula SMA Negeri 4 Sidoarjo. Lepas dari rutinitas mengajar di kelas, para guru ikut serta dalam lomba-lomba khusus yang seru. Tingkah laku jenaka para pendidik ini spontan memancing tawa dan sorak-sorai pendukung dari para siswa yang menonton di pinggir lapangan. Semua warga sekolah membaur menjadi satu dalam kegembiraan. Perayaan HUT RI di SMAN 4 Sidoarjo kali ini berhasil menjadi momen refleksi kemerdekaan yang positif. Seluruh warga sekolah melebur dalam kegembiraan yang sama, mempererat tali silaturahmi, sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur gotong royong demi Indonesia yang lebih maju.


                         (Perlombaan Bapak, Ibu Guru Memasukkan Bola Dalam Gelas secara estafet)

Hari Terakhir: Pawai Meriah dan Lomba Catwalk

Puncak perayaan HUT RI di SMAN 4 Sidoarjo berlangsung pada Jumat, 21 Agustus. Hari terakhir diisi dengan pawai dan lomba catwalk yang berlangsung meriah dan menjadi salah satu momen paling dinantikan oleh seluruh warga sekolah.

Pawai diawali dengan berjalan bersama Bapak Kepala Sekolah serta Bapak dan Ibu Guru yang mengajar di SMAN 4 Sidoarjo. Setelah itu, peserta didik dari kelas 10A hingga 12L berjalan secara berurutan mewakili kelas masing-masing. Setiap kelas tampil dengan membawa berbagai properti kreatif yang telah dipersiapkan. Tidak hanya itu, masing-masing kelas juga menghadirkan maskot yang menjadi salah satu daya tarik dan bintang dalam penampilan mereka.

Kemeriahan pawai semakin lengkap dengan kehadiran para wali kelas yang turut mendampingi peserta didiknya. Mereka berjalan bersama siswa, memberikan semangat, dan ikut menikmati setiap penampilan yang ditampilkan oleh kelas masing-masing. Pawai tersebut tidak hanya menjadi ajang menunjukkan kreativitas, tetapi juga memperlihatkan kekompakan antara siswa, wali kelas, dan seluruh warga sekolah.

                                               (Pawai dengan kostum kemerdekan)

Setelah seluruh peserta menyelesaikan pawai, kegiatan dilanjutkan dengan lomba catwalk yang diselenggarakan di lapangan tengah SMAN 4 Sidoarjo. Penampilan dimulai secara berurutan dari kelas 10A hingga 10L. Setiap kelas menunjukkan kreativitas dan konsep masing-masing di hadapan para penonton dan juri.

Di sela-sela rangkaian lomba catwalk, suasana semakin meriah dengan adanya undian kupon. Kupon yang sebelumnya telah diberikan kepada para peserta dan dikumpulkan ketika pawai berlangsung kemudian digunakan dalam sesi undian. Setelah rangkaian kelas 10 selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan dari kelas 11A hingga 11L, kemudian kembali diselingi dengan sesi undian.

Keseruan kembali berlanjut ketika giliran kelas 12A hingga 12L menunjukkan penampilan terbaik mereka. Beragam konsep, properti, dan maskot membuat setiap penampilan memiliki ciri khas tersendiri. Para siswa dan guru yang menyaksikan pun turut memberikan dukungan dan sorakan untuk kelas masing-masing.

Namun, kemeriahan belum benar-benar berakhir. Sesi undian kupon masih terus berlangsung hingga pukul 03.00 WIB, membuat suasana hari terakhir semakin ramai dan penuh antusiasme. Para siswa terus menantikan pengumuman pemenang undian sekaligus menikmati momen kebersamaan sebelum seluruh rangkaian perayaan HUT RI di sekolah resmi berakhir.

Rangkaian perayaan HUT RI di SMAN 4 Sidoarjo akhirnya menjadi lebih dari sekadar perlombaan. Dari apel, berbagai lomba, drama kolosal, pawai, catwalk, hingga rewarding dan undian, seluruh kegiatan menjadi ruang bagi siswa dan guru untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan. Semangat gotong royong, kekompakan, dan nasionalisme pun terasa dalam setiap rangkaian kegiatan.

Perayaan tersebut menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebersamaan dan kreativitas. Seluruh warga SMAN 4 Sidoarjo melebur dalam kegembiraan 

    

Posting Komentar

0 Komentar