Hari Ketiga MPLS SMAN 1 Porong: Fokus pada Kesehatan, Literasi Digital, dan Edukasi HIV/AIDS
SIDOARJO – Rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 di SMAN 1 Porong terus berlanjut dengan menghadirkan materi-materi yang sangat relevan dan edukatif bagi para siswa baru. Pada hari ketiga yang jatuh pada Rabu, 15 Juli 2026, fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan mutu akademik, kesehatan fisik dan mental, serta kesiapsiagaan bencana.
Aktivitas padat dan bermanfaat ini terangkum dalam beberapa agenda utama sepanjang hari:
Edukasi Kesehatan Sekolah dan Tes Literasi Numerasi
Kegiatan dimulai pada pukul 06.45 WIB dengan Apel Pagi yang dipimpin oleh Bu Pupus. Pada sesi ini, siswa baru diberikan pembekalan awal mengenai Materi Kesehatan Anak di Sekolah guna mendorong kesadaran pentingnya menjaga kebugaran selama menuntut ilmu.
Memasuki pukul 07.30 WIB, agenda bergeser ke ranah akademik. Didampingi oleh Pembina dan Pendamping Gugus, seluruh peserta MPLS mengikuti agenda Identifikasi Awal dan Tes Literasi Numerasi secara online (daring) yang berlangsung hingga pukul 09.30 WIB.
Soroti Dampak Game Online, HIV/AIDS, dan Pengenalan Ekskul
Sebagai bentuk kepedulian sekolah terhadap tantangan remaja di era digital, Pak Nega hadir memberikan materi penting mengenai Dampak Negatif Kecanduan Game Online pada pukul 09.30 WIB. Sesi ini diharapkan mampu membuka mata para siswa agar lebih bijak dalam mengatur waktu bermain gawai.
Suasana menjadi lebih meriah dan interaktif pada pukul 10.30 WIB saat pengurus OSIS dan MPK mengambil alih panggung untuk memandu sesi Pengenalan Ekstrakurikuler. Melalui sesi ini, siswa baru diperkenalkan pada berbagai wadah bakat dan minat yang ada di SMAN 1 Porong.
Setelah itu, materi kesehatan yang lebih mendalam disampaikan langsung oleh narasumber ahli, dr. Berlian, yang memaparkan edukasi krusial seputar HIV/AIDS hingga menjelang waktu istirahat pukul 12.00 WIB.
Kesiapan Projek Video Kebencanaan dan Penutup
Setelah jeda istirahat dan pelaksanaan ibadah Sholat Dzuhur berjamaah bagi seluruh peserta, rangkaian acara memasuki tahap akhir pada pukul 12.30 WIB.
Bu Fatimah memimpin Apel Sore sekaligus memberikan pengarahan teknis mengenai Kesiapan Projek Video Kebencanaan. Melalui proyek ini, siswa baru ditantang untuk berpikir kreatif dan tanggap terhadap potensi bencana di sekitar mereka.
Seluruh rangkaian kegiatan hari ketiga ini ditutup secara khidmat dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pak Pandu pada pukul 13.15 WIB. Dengan selesainya agenda hari ini, para siswa baru diharapkan memiliki bekal pengetahuan yang komprehensif, baik dari sisi akademik, kesehatan, maupun kepedulian sosial.

0 Komentar