Wujudkan Sekolah Ramah Anak, SMAN 1 Porong Gelar IHT Pendidikan Inklusi Bersama Pakar Psikologi UNESA
SIDOARJO – Dalam upaya memperkuat komitmen sebagai satuan pendidikan yang akomodatif terhadap keberagaman peserta didik, SMA Negeri 1 Porong menyelenggarakan kegiatan In-House Training (IHT) bertajuk "Penguatan Pendidikan Inklusi di Satuan Pendidikan Menengah". Acara ini dilaksanakan pada Minggu, 27 April 2025, bertempat di aula sekolah.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli, Qurrota A'yuni Fitriana, S.Psi., M.Mpsi., Psikolog, yang merupakan dosen sekaligus pakar dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Memahami Keunikan Setiap Siswa
Dalam paparannya, Ibu Qurrota menekankan bahwa pendidikan inklusi bukan sekadar menerima siswa dengan kebutuhan khusus, melainkan bagaimana sekolah mampu menciptakan ekosistem yang mendukung potensi setiap anak tanpa terkecuali.
"Pendidikan inklusi adalah tentang akses dan keadilan. Guru perlu memiliki kepekaan psikologis untuk mengidentifikasi hambatan belajar siswa serta menentukan strategi pendampingan yang tepat, baik secara akademik maupun emosional," jelasnya di hadapan seluruh dewan guru SMAN 1 Porong.
Poin Utama Pembahasan IHT
Selama sesi materi, narasumber membedah beberapa topik krusial, di antaranya:
Identifikasi dan Asesmen Dini: Cara mengenali karakteristik siswa berkebutuhan khusus (PDBK) di tingkat SMA.
Modifikasi Kurikulum: Menyesuaikan perangkat pembelajaran tanpa menurunkan standar kualitas pendidikan secara umum.
Pendekatan Psikologis: Teknik komunikasi efektif antara guru, siswa, dan orang tua dalam mendukung perkembangan mental siswa.
Manajemen Kelas Inklusif: Menciptakan suasana kelas yang toleran dan bebas dari perundungan (bullying).
Komitmen SMAN 1 Porong
Kepala SMAN 1 Porong menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting mengingat tantangan pendidikan di masa depan semakin kompleks. Dengan adanya pembekalan dari praktisi psikologi, diharapkan para guru tidak lagi merasa canggung dalam menghadapi siswa dengan latar belakang yang beragam.
"Kami ingin SMAN 1 Porong menjadi rumah yang nyaman bagi semua siswa. IHT ini adalah langkah nyata kami untuk meningkatkan kompetensi guru agar lebih profesional dan empati dalam mendidik," ungkapnya.
Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana para guru berkonsultasi langsung mengenai studi kasus yang mereka temui di dalam kelas. Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Porong optimis dapat terus meningkatkan mutu layanan pendidikan yang inklusif, humanis, dan merata bagi seluruh masyarakat Sidoarjo.
Penulis: Humas SMAN 1 Porong Rilis: 27 April 2025
.jpeg)

0 Komentar