SIDOARJO — SMA Negeri 4 Sidoarjo menggelar kegiatan peringatan hari besar keagaamaan bertema Makna Keikhlasan di Balik Kurban di halaman masjid sekolah pada Kamis, 28 Mei 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta ini menghadirkan ketua pelaksana kegiatan Bapak Moch. Labib Amin, S.Pd.I, yang bertujuan melalui kegiatan ini dapat menanamkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada para siswa melalui pembelajaran tentang ibadah kurban.
Acara berlangsung dengan penuh antusiasme sejak pagi. Peserta yang terdiri atas siswa dan guru mengikuti rangkaian kegiatan edukatif yang mengangkat makna kurban dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya memberikan pemahaman bahwa kurban tidak hanya berkaitan dengan penyembelihan hewan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan empati terhadap sesama.
Muhammad Labib, S.PdI., selaku guru Pendidikan Agama Islam sekaligus nara sumber kegiatan, menjelaskan bahwa tradisi berqurban di lingkungan sekolah rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pendidikan karakter. SMA Negeri 4 Sidoarjo menyembelih 3 ekor sapi dan 6 ekor ksmbing, yang nantinya akan dibagikan kepada siswa atau warga sekitar yang membutuhkan.
“Berqurban harus dibiasakan kepada anak-anak sejak dini agar mereka memahami indahnya berbagi dengan penuh keikhlasan kepada sesama. Nilai-nilai ini penting untuk membentuk generasi yang peduli dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Menurut beliau, kegiatan tersebut juga sejalan dengan program penguatan karakter yang didukung oleh pengawas pembina serta Dinas Pendidikan. Melalui pengalaman langsung, siswa dapat belajar mengenai pengorbanan, rasa syukur, dan pentingnya membantu masyarakat yang membutuhkan.
Setiap memasuki bulan Dzulhijjah, halaman masjid SMAN 4 Sidoarjo menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan. Suasana yang biasanya digunakan untuk aktivitas ibadah berubah menjadi ruang pembelajaran yang sarat nilai kebersamaan. Siswa, guru, dan panitia bekerja sama menyiapkan berbagai kebutuhan kegiatan kurban, mulai dari pendataan hingga proses distribusi.
Daging Qurban yang terkumpul tidak hanya dibagikan kepada warga sekitar sekolah, tetapi juga disalurkan kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi peserta untuk memahami makna berbagi secara nyata.
Selain meningkatkan wawasan keagamaan, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa. Sekolah berharap nilai-nilai keikhlasan dan kepedulian yang ditanamkan melalui kegiatan qurban dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Informasi mengenai program pendidikan karakter lainnya dapat dibaca pada halaman Kegiatan Keagamaan SMAN 4 Sidoarjo.


0 Komentar